METROJAYA.INFO - Pada saat rapat paripurna membahas Perppu Ormas kemarin, PAN kembali membelot dari keputusan partai koalisi yang menerima P...

METROJAYA.INFO - Pada saat rapat paripurna membahas Perppu Ormas kemarin, PAN kembali membelot dari keputusan partai koalisi yang menerima Perppu Ormas.
Sekjen PPP Arsul Sani mengatakan bahwa meski tergabung dalam parpol koalisi pemerintahan, setiap parpol memiliki otonominya masing-masing dalam memutuskan suatu kebijakan.
"Ya tentu itu harus ditanyakan kepada PAN. Memang kan setiap partai politik itu kan punya otonominya masing-masing ya," ujar Arsul di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (25/10).
Menurutnya keputusan yang dibuat oleh partai tidak terlepas dari masukan yang diterima oleh parpol dan kehendak pimpinan partai. Termasuk dalam hal ini Perppu Ormas yang kemarin digembar-gemborkan oleh PAN mengenai banyaknya ormas Islam yang diakomodasi aspirasinya oleh PAN.
"Tentu otonomi itu dibentuk berdasarkan masukan yang diterima masing-masing partai politik, dan juga persepsi dari pimpinan partai politik itu terhadap katakanlah Perppu ormas," tuturnya.
![]() |
| Arsul Sani saat RDP dengan KPK (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan) |
Arsul pun menyerahkan sepenuhnya pada Presiden, apakah PAN akan dievaluasi dengan didepak dari kabinet. Sebab, dalam beberapa kali pengambilan keputusan di DPR, PAN seringkali berseberangan dengan koalisi pendukung pemeirntah.
"Kita serahkan kepada Pak Jokowi kalau itu, karena satu-satunya yang berhak mengevaluasi kan Pak Jokowi. Kalau anggota partai koalisi yg lain kan tidak punya hak untuk mengevaluasi partai koalisi lainnya," ucap dia.
Akan tetapi, Arsul menyarankan kepada PAN jika sudah tidak sepaham dengan koalisi, sebainya memilih untuk keluar dari koalisi kabinet.
"Bagi kami yang paling penting ketika kita sepakat untuk koalisi, etika koalisinya harus kita pegang dari sisi partai pendukung. Artinya kalau PPP ketika sudah tidak bisa lagi , bagi PPP ini katakan lah bersama-sama, kalau kami harus tegas keluar dari koalisi," pungkasnya.
SUMBER
