METROJAYA.INFO - Tiga tahun sudah Indonesia dipimpin Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Dalam kurun waktu itu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mem...

METROJAYA.INFO - Tiga tahun sudah Indonesia dipimpin Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Dalam kurun waktu itu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memiliki catatan tersendiri untuk mengevaluasi kinerja pemerintah.
Ketua Departemen Politik DPP PKS, Pipin Sopian mengatakan, selama tiga tahun dipimpin Jokowi-JK, Indonesia mengalami penurunan angka demokrasi.
“Telah terjadi penurunan secara berkala Indeks Demokrasi Indonesia (IDI). Indeks Demokrasi Indonesia pada tahun 2014 (73,04), 2015 (72,82), dan 2016 (70,09),” papar dia di diskusi Evaluasi Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi-JK di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (24/10).
Indeks demokrasi itu, kata dia, menunjukan tingkat penurunan kemajuan demokrasi di Indonesia berdasarkan tiga aspek yaitu kebebasan sipil, hak-hak politik, dan lembaga-lembaga demokrasi.
Turunnya aspek kebebasan sipil, menurut dia, dikarenakan adanya pelarangan terhadap kebebasan berkumpul dan berserikat seperti yang terjadi secara kasat mata pada aksi bela Islam.
Termasuk adanya diskriminasi dalam perlakukan di hadapan hukum terhadap tokoh masyarakat, ulama, dan mahasiswa yang kritis terhadap kebijakan Pemerintah.
"Pada aspek hak-hak politik menurun karena adanya penurunan partisipasi masyarakat mengawasi dan mengoreksi kinerja pemerintah.
Selain itu, penurunan pada aspek lembaga demokrasi disebabkan turunnya kinerja dan peran birokrasi pemerintah dan partai politik,” tambah dia.
Ke depannya, PKS menyarankan agar ada kerja sama semua pihak, masyarakat, partai politik, pemerintah, dan penegak hukum dalam menaikan Indeks Demokrasi di Indonesia.
SUMBER